"Alopecia areata juga dapat dipicu oleh peristiwa stres dan kekurangan nutrisi, seperti kekurangan zat besi," kata Dr. Cotsarelis.
Dokter mendiagnosis alopecia areata dengan mengambil biopsi kulit kepala dan kemudian mengirimkannya ke ahli patologi yang mempelajari sel-sel kulit di bawah mikroskop untuk menentukan apa yang mungkin menyebabkan kerontokan rambut.
Orang dengan alopecia areata lebih mungkin dibandingkan mereka yang tidak memiliki kondisi untuk mengembangkan kondisi terkait penyakit tiroid, diabetes, alergi dan asma.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.