DUGONG merupakan salah satu satwa dilindungi karena kondisi populasinya yang terancam punah
Salah satu lokasi yang menjadi habitat mamalia ini adalah Teluk Kabola di kawasan SAP Selat Pantar Alor Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada satu dugong yang cukup menyita perhatian di wilayah tersebut.
Dugong tersebut bernama mawar yang kerap kali muncul dan ‘menyapa’ para wisatawan. Para wisatawan biasanya berkunjung menggunakan kapal milik nelayan di sekitar pulau.
Para nelayan tersebut lah yang nantinya akan meneriakki nama mawar. Kemudian mawar akan muncul.
Ingin tahu lebih dalam mengenai Mawar si dugong Alor? Berikut fakta-fakta mengenai mawar.
1. Dinamai Mawar meski sebagai Jantan
Salah satu wisatawan asing bernama Maarten De Brauweur dibuat bertanya-tanya ketika mengetahui dugong yang dinamai mawar ini berjenis kelamin jantan. Perawakannya yang besar serta kuat semakin membuat Maaten heran mengapa dugong jantan ini dinamai mawar.
2. Memiliki “Sahabat” Bernama One (Onesimus Laa)
Banyak sekali hewan yang memiliki ikatan batin dengan manusia. Biasanya hal ini terjadi karena hewan tersebut sudah dipelihara oleh manusia bertahun-tahun lamanya. Lain halnya dengan ikatan yang dimiliki oleh Mawar dengan sahabatnya, Onesimus Laa. Persahabatan ini terjalin dengan kisah yang cukup unik. Tiap kali pulang dari laut, mawar selalu mengikuti One dan membuat One yakin untuk merawatnya selayaknya anggota keluarga sendiri.