BADAN Kesehatan Dunia (WHO) mulai mengawasi perkembangan kasus pneumonia misterius Argentina yang sudah menewaskan 3 orang. Banyak ahli berargumen bahwa pneumonia misterius ini mirip Covid-19.
Menurut laporan pejabat kesehatan Argentina, total kasus pneumonia misterius di negara mereka saat ini sudah ada 10 kasus. Pasien didominasi oleh tenaga kesehatan (nakes), satu pasien non-nakes dan kini tengah dirawat di ICU klinik swasta di Tucumán, Argentina.
Dikatakan pneumonia misterius karena dari hasil 30 tes yang dilakukan, termasuk Covid-19, flu, serta influenza tipe A dan B, semua menunjukkan hasil negatif. Itu sebabnya, WHO memberi perhatian lebih kepada kasus ini.
"Kesamaan dari setiap pasien ini adalah, mereka mengalami masalah pernapasan yang parah dengan pneumonia bilateral, serta gambar rontgen memperlihatkan kondisi yang mirip dengan Covid-19," kata pejabat kesehatan Tucumán, Luis Medina Ruiz, dikutip dari New York Post, Sabtu (3/9/2022).
BACA JUGA:Pneumonia Misterius Tewaskan 3 Orang di Argentina, Epidemiolog: Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan
BACA JUGA:Waduh! Muncul Pneumonia Misterius di Argentina, 3 Orang Meninggal Dunia
Lebih lanjut, Ketua Kesehatan Global di Universitas Edinburgh, Prof. Devi Sridhar menerangkan bahwa kemunculan pneumonia misterius Argentina ini menurutnya memang sangat mengkhawatirkan.
"Ini jelas mengkhawatirkan, tetapi kami masih membutuhkan banyak sekali informasi penting tentang seperti apa penularan penyakit ini, pun penyebab yang mendasarinya," katanya, dikutip dari Telegraph.
Mengingat masih dibutuhkan banyak informasi, diketahui lebih lanjut saat ini sudah dibawa sejumlah sampel virus ke Institut Malbran di Buenos Aires dan Administrasi Laboratorium dan Institut Kesehatan Nasional Argentina.
Selain itu, pejabat setempat juga telah memeriksa sejumlah unit air dan pendingin udara di daerah kejadian untuk menguji kemungkinan keracunan.
Sebagai informasi, pasien yang diduga sebagai pasien ke-0 pneumonia misterius ini teridentifikasi berusia 70 tahun telah meninggal dunia pada Kamis 1 September lalu, sebelumnya sudah ada satu orang pasien yang meninggal Senin 29 Agustus dan dua orang pasien yang meninggal Rabu 31 Agustus 2022.
"Pasien 1 dan 2 meninggal dalam kondisi yang mirip yaitu mereka alami masalah serius di sistem pernapasan dengan pneumonia bilateral. Sangat mirip dengan Covid-19," ungkap Ruiz.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.