"Untuk itulah, keberhasilan penelitian dan pengembangan obat dan vaksin baru hingga hilirisasi dan komersialisasi memerlukan sinergi triple helix, yaitu dari Academia, Business, and Government (ABG) dalam kolaborasi yang koordinatif dan komunikatif,” jelasnya.
Sehubungan dengan itu, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin pernah mengatakan setelah proses uji klinik, Vaksin Merah Putih harus sesegera mungkin menempuh proses registrasi skala global.
Rencananya, vaksin ini akan diproyeksikan sebagai booster dan vaksin anak, dan juga sebagai vaksin donasi internasional.
"Sebelum diedarkan secara internasional, vaksin Merah Putih harus terlebih dahulu melakukan proses registrasi di World Health Organization (WHO), dan mendapatkan listing internasional,” ucap Menkes Budi, dikutip dari laman resmi Sehat Negeriku Kementerian Kesehatan.
BACA JUGA:Vaksin Covid-19 untuk Anak di Bawah 6 Tahun Segera Available, Merek Apa?
BACA JUGA:6 Orang yang Bakal Dapat Vaksin Cacar Monyet versi IDI
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.