Walaupun vila besar ini dari luar nampak mewah, namun tidak memiliki banyak kamar. Pada lantai bawah ruang resepsi dan ruang jamuan hampir menyita seluruh lantai ini kecuali satu ruang studi, (bekas) dapur dan toilet. Lantai dilapisi ubin teraso merah keabu-abuan.
Teras luas di belakang rumah dapat digabungkan dengan ruang makan, bila resepsi dihadiri banyak orang. Lantai atas dahulu digunakan untuk kamar-kamar tidur yang besar, masing-masing dilengkapi dengan kamar mandi dan balkon tersendiri.
Waktu rumah ini dibangun Nassaauboulevard di muka rumah ini masih sepi sekali. Maka, para penghuni maupun tamu dapat beristirahat tenang dengan jendela terbuka.
Susuran tangga (handrail) dihiasi ornament dari besi bergaya artdeco dan lobang angin di atas pintu diisi dengan jeruji yang bercorak serupa. Rumah konsul Inggris dirancang supaya tampak representatif, namun tidak ‘wah’ seperti rumah-rumah orang kaya baru, yang dibangun sesudah tahun 1970-an di Menteng.