RAMAI beredar kabar simpang siur terkait gejala dari infeksi cacar monyet. Disinyalir, gejala dari infeksi yang sudah menyebar di 75 negara tersebut pertama kali muncul di alat kelamin.
Hal ini, terkait dengan banyaknya kasus cacar monyet ditemukan pada kelompok pria berhubungan seks dengan pria. Lantas benarkah lesi gejala cacar monyet pertama kali muncul pasti di alat kelamin?
Ternyata tidak demikian, berdasarkan data yang dilaporkan Kementerian Kesehatan RI, sejatinya lesi cacar monyet tidak hanya muncul di alat kelamin. Lesi bisa muncul di area tubuh lain, seperti mulut, wajah, bahkan telapak tangan.
"95 persen lesi cacar monyet ditemukan di wajah, telapak tangan dan kaki 75 persen, mukosa 70 persen, alat kelamin 30 persen, dan selaput lendir mata 20 persen," papar Juru Bicara Kemenkes, dr. Mohammad Syahril dalam konferensi pers virtual, Rabu (27/7/2022).
Merujuk pada data di atas, ini artinya angka kejadian gejala lesi cacar monyet yang timbul di kelamin bahkan lebih sedikit dibandingkan dengan kemunculan lesi di wajah.
Dalam kesempatan yang sama, dr. Syahril menambahkan, lesi cacar monyet ini tidak langsung muncul setelah virus masuk ke dalam tubuh.
“Lesi baru akan keluar rata-rata pada satu sampai tiga hari pasca individu mengalami fase invasi yang ditandai dengan gejala demam tinggi, 38 derajat celcius lebih, sefalgia berat, limfadenopati atau pembesaran kelenjar getah bening di leher, ketiak, dan selangakangan, myalgia, dan asternia,” tambahnya.