Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dinilai Berisiko Besar, Singapura Tolak Vaksinasi Massal Cacar Monyet

Kevi Laras , Jurnalis-Senin, 25 Juli 2022 |17:19 WIB
Dinilai Berisiko Besar, Singapura Tolak Vaksinasi Massal Cacar Monyet
Cacar monyet, (Foto: Freepik)
A
A
A

Otoritas kesehatan Singapura menilai, tidak ada bukti cacar monyet bisa menularkan ke orang lain. Namun orang dengan kontak erat kasus positif cacar monyet, sudah dikarantina.

"Tidak ada bukti mereka menularkan infeksi ke orang lain di masyarakat. Depkes juga sudah mengisolasi kontak dekat mereka (pasien positif) hingga 21 hari sejak paparan terakhir. Sementara kontak berisiko lebih rendah dipantau melalui pengawasan telepon," jelas Ong.

Sejauh ini, Singapura sudah melaporkan delapan kasus cacar monyet dengan empat kasus cacar monyet impor dan empat kasus transmisi lokal.

Sebagai informasi, vaksin cacar monyet, vaksin Jynneos dan ACAM2000 sudah digunakan di Amerika Serikat. Data sebelumnya menunjukkan vaksin cacar hingga 85 persen efektif melawan cacar monyet.

Namun dapat memiliki efek samping yang serius, menurut Badan POM AS, Food and Drug Administration (FDA) mengatakan ACAM2000 bisa menyebabkan miokarditis (peradangan pada otot jantung) dan perikarditis (peradangan yang terjadi pada selaput pembungkus jantung).

 BACA JUGA: Waspadalah, Kasus Cacar Monyet di Singapura Bertambah Lagi

BACA JUGA:WHO Akhirnya Deklarasikan Cacar Monyet Jadi Darurat Kesehatan Global

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement