Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cegah Tertipu Air Mineral Palsu, Simak 4 Tips Ini!

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Minggu, 24 Juli 2022 |19:29 WIB
Cegah Tertipu Air Mineral Palsu, Simak 4 Tips Ini!
Waspadai air mineral palsu (Foto: unsplash)
A
A
A

PELAKU bisnis air mineral palsu sering nekat mengisikan air yang bersumber dari tempat-tempat kurang higienis seperti sumur bahkan sungai yang tak bersih ke dalam botol kemasan. Mereka bahkan berani memasukkan bahan kimia seperti borak dan tawas agar air terlihat jernih.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sendiri sudah sering mengingatkan agar masyarakat  berhati-hati terhadap air mineral palsu. Apalagi para pelaku bisnis air mineral palsu baik galon dan botol, sudah tahu cara membuat galon dan botol serta segel merek ternama terlihat seperti baru.

air mineral 

“Penelitian YLKI juga menunjukkan banyak beredar air minum kemasan yang tidak memenuhi standar air minum,” kata Pengurus Harian YLKI, Eliyani, Minggu, (24/7/2022).

“Betapa bahayanya kalau air mineral yang paling banyak dikonsumsi masyarakat mudah sekali dipalsukan. Tutupnya dijual di mana-mana dan sama persis dengan tutup yang asli, sehingga masyarakat sulit membedakan mana yang asli dan yang palsu," kata Eliyani.

Nah, agar tidak tertipu dalam memilih air mineral, YLKI memberikan tips kepada masyarakat untuk memastikan keamanan air mineral yang dibeli:

1. Secara fisik, air mineral palsu berwarna agak keruh. Konsumen sebaiknya mengocok air terlebih dahulu. Jika warna berubah setelah dikocok, misalnya terlihat lebih keruh, maka sebaiknya tidak perlu diminum.

2. Bau air mineral asli dan palsu juga berbeda. Air mineral asli tidak berbau, sedangkan air mineral terkontaminasi akan menimbulkan bau tidak biasa.

3. Air mineral palsu rasanya lebih kesat. Di langit-langit mulut juga akan terasa ada seperti debu-debu yang menempel.

4. Konsumen perlu lebih teliti untuk mengecek tanggal kedaluwarsa dan izin produksi. Jangan terjebak dengan merek dagang besar, dan pastikan tutup tak bocor.

 BACA JUGA:Berapa Jumlah Air Mineral yang Perlu Diminum untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi?

Lantas, dari sisi produsen apa saja langkah yang perlu dilakukan untuk mencegah kasus-kasus pemalsuan air mineral dalam kemasan agar tidak terus berulang?

Menurut salah seorang praktisi air kemasan, salah satu tindakan pencegahan pemalsuan air mineral yang bisa dilakukan adalah dengan menerapkan teknologi perlindungan kemasan dan menambahkan segel tutup galon atau botol yang sulit ditiru.

Sementara itu, berdasar catatan kepolisian, setidaknya sudah seringkali terjadi penggerebekan komplotan pengoplos air minum isi ulang, beberapa di antaranya antara lain penggerebekan di Bantul (2011), Kota Depok (2016), Tangerang Selatan (2017), Tangerang (2018), Pandeglang (2018), Magetan (2020), dan Cilegon (2022).

Ibarat puncak gunung es, komplotan yang masih beroperasi mungkin jumlahnya jauh lebih besar lagi.

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement