Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hari Anak Nasional, Masih Stunting Masih Jadi Persoalan Utama

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Sabtu, 23 Juli 2022 |07:25 WIB
Hari Anak Nasional, Masih Stunting Masih Jadi Persoalan Utama
Ilustrasi Anak Stunting. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Program Bangga Kencana melalui kegiatan Bina Keluarga Balita dan Anak, sambung Nopian, sangat strategis untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan orangtua serta anggota keluarga lainnya yang memiliki balita dalam membina tumbuh kembang balita melalui rangsangan fisik, motorik, kecerdasan, emosional, dan sosial ekonomi. "Semoga dengan program ini dapat memberi kontribusi bagi penurunan prevalensi stunting di Indonesia," harap Nopian.

Lebih lanjut, Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Suswati Tito Karnavian, mendukung penuh terkait pemenuhan hak dasar anak berdasarkan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, serta peran holistik seluruh elemen bangsa dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Tri Suswati menjelaskan, bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki investasi besar dalam hal sumber daya manusia. Hal ini juga sejalan dengan program kerja Presiden Joko Widodo yang tercantum dalam rencana pembangunan jangka menengah 2022-2024.

Oleh karena itu, pengasuhan 1000 hari pertama kehidupan menjadi fase penting bagi anak untuk mendapatkan stimulasi, sehingga anak dapat berkembang dengan baik sesuai usianya. "Pada fase ini tumbuh berkembang anak sedang berkembang pesat. Jika pertumbuhan terhambat, maka kondisi anak di masa depan pun akan berpengaruh," kata Tri Suswati.

Ia melanjutkan, pertumbuhan yang baik pada anak membutuhkan asupan gizi yang baik pula seperti karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin. Tak hanya itu, anak juga membutuhkan kasih sayang, belaian, pelukan, dan kesempatan untuk mencoba hal baru agar dapat berkembang dengan maksimal.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement