Meskipun penggunaannya lazim dan dapat diterima di masyarakat, namun seharusnya tidak mengejutkan. Di mana bahwa masalah muncul dalam penggunaan alkohol dalam kinerja aktivitas akan terganggu, khususnya yang berhubungan dengan keselamatan, seperti mengemudikan mobil atau menerbangkan pesawat.
Maka bisa disimpulkan, mengonsumsi alkohol menurunkan kemampuan otak untuk menggunakan oksigen. Efek merugikan ini dapat diperbesar sebagai akibat dari paparan simultan terhadap ketinggian, yang ditandai dengan penurunan tekanan parsial oksigen.

Lalu gejala visual yang terlihat pada pilot termasuk ketidakseimbangan otot mata, yang menyebabkan penglihatan ganda dan kesulitan fokus.
Jika variabel lain ditambahkan, seperti kurang tidur, kelelahan, penggunaan obat-obatan, hipoksia ketinggian, atau terbang di malam hari atau dalam cuaca buruk, efek negatifnya akan meningkat secara signifikan.
(Salman Mardira)