WISATAWAN mancanegara mulai berdatangan ke Yogyakarta. Ini sebagai dampak pelonggaran aturan wisata seiring penurunan status PPKM ke level 1.
"Tamu-tamu asing sudah mulai berdatangan, teman-teman Asita DIY menangani (paket perjalanan wisata) mereka," kata Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) DIY Hery Satyawan dilansir dari ANTARA.
Menurut Hery, para wisman yang berasal dari sejumlah negara seperti di Eropa, serta beberapa negara di Asia berangsur berdatangan sejak status PPKM di DIY turun ke level 1.
"Jumlahnya berangsur meningkat seiring pelonggaran syarat perjalanan oleh pemerintah," kata dia.
Para wisatawan mancanegara, ujar Hery, masih mengidolakan Yogyakarta sebagai tujuan mereka untuk menghabiskan liburan karena memiliki beragam atraksi budaya serta destinasi wisata berbasis alam.
Atraksi budaya serta upacara-upacara adat yang digelar di sejumlah daerah di DIY, menurut dia, memiliki daya pikat yang tinggi untuk menarik mereka datang ke kota gudeg.
"Kalau wisata kuliner jarang (diminati)," kata dia.
Dia mencontoh upacara tradisi wiwitan atau ritual yang dilaksanakan petani sebelum memulai masa panen padi, serta berbagai pertunjukan seni tari di Yogyakarta sangat digemari turis mancanegara.