Sedangkan UMKM food truck yang dilibatkan juga akan dilakukan secara bergantian, karena saat pelaksanaan uji coba, UMKM food truck sangat antusias dan tidak menyangka bahwa para pengunjung akan langsung memborong habis dagangan mereka.
"Alhamdulillah, mereka mengaku ingin ikut kembali dalam kegiatan hari bebeas kendaraan bermotor Jembatan Surabaya. Sama halnya dengan UMKM binaan kelurahan, kecamatan, dan THP Kenjeran, bahwa dagangan mereka sudah habis terjual," paparnya.
Sementara, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi sebelumnya mengatakan, pihaknya akan menata kembali UMKM dengan melakukan pendataan jumlah UMKM yang berada di kawasan Jembatan Surabaya. Sebab, Jembatan Surabaya yang dibangun menggunakan APBD itu harus bisa memberikan dampak ekonomi untuk masyarakat sekitar.
"Sekarang kami hitung jumlah UMKM-nya, mereka akan masuk bergantian seperti Tunjungan Romansa, yakni setiap satu pekan sekali secara bergantian," ungkap Eri.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.