Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Ciri Orang Berisiko Terkena Stroke seperti yang Dialami Bob Tutupoly

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Selasa, 05 Juli 2022 |09:40 WIB
7 Ciri Orang Berisiko Terkena Stroke seperti yang Dialami Bob Tutupoly
Bob Tutupoly meninggal (Foto: Okezone)
A
A
A

ARTIS senior Bob Tutupoly meninggal dunia. Ia meninggal pada usia 82 tahun pada Selasa 5 Juli 2022 dini hari tadi sekira pukul 00.30 WIB.

Kabar duka meninggalnya Bob Tutupoly ini dibagikan pengamat musik Stanley Tulung lewat unggahan di akun media sosialnya. "Selamat jalan Om Bob Tutupoly," katanya.

 Bob Tutupoly

Sebelumnya dikabarkan seiring bertambahnya usia, kondisi kesehatan artis senior itu menurun. Ia dikabarkan mengalami stroke ringan.

Diketahui stroke memang salah satu penyakit silent killer yang menyerang bagian otak. Namun tak semua orang paham dengan ciri-ciri orang berisiko terkena stroke

Lalu bagaimana ciri-ciri orang berisiko kena stroke?

1. Tekanan darah yang tidak terkontrol

Bila Anda secara konsisten memiliki tekanan darah tinggi atau bila Anda mencoba menghindar untuk mencari tahu tekanan darah Anda, hal itu merupakan berita buruk.

Kabar baiknya adalah tekanan darah bisa ditangani dengan obat-obatan, diet dan penyesuaian gaya hidup seperti mengurangi stres dan tidak merokok. Pastikan Anda mengunjungi dokter untuk mencari tahu tekanan darah Anda, dan di bawah pengawasan dokter, mulailah lakukan perubahan jika diperlukan.

2. Gula darah tinggi

Gula darah tak menentu, secara kronis bisa meningkatkan gula darah atau diabetes tidak terkontrol bisa merusak pembuluh darah, meningkatkan risiko Anda terhadap stroke. Pastikan memeriksakan diri secara teratur ke dokter sehingga Anda mendapatkan skrining diabetes dan pengobatan yang tepat melalui diet atau obat-obatan, sesuai kebutuhan.

3. Merokok

Merokok adalah kebiasaan yang sulit dihilangkan. Ini merupakan salah satu tanda paling signifikan bahwa Anda berisiko stroke. Kabar baiknya adalah, meskipun bahaya rokok berdampak pada risiko stroke, efek ini hebatnya dapat menurun setelah Anda berhenti merokok.

 BACA JUGA:Sebelum Meninggal Bob Tutupoly Alami Stroke, Apa Gejalanya?

4. Gaya hidup pasif

Olahraga mudah diabaikan. Meski sebenarnya mudah dilakukan, banyak orang malas memulai.

Namun, tidak peduli situasi kesehatan Anda, apakah Anda sehat atau sudah mengalami stroke serius, selalu ada olahraga yang aman dan mudah dilakukan untuk menjaga Anda tetap sehat selama menurunkan risiko stroke Anda.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement