SEORANG pramugari menyarankan traveler untuk menyediakan waktu setidaknya 3 jam di bandara sebelum penerbangan.
Hal itu akan sangat berguna terlebih di tengah maraknya penundaan penerbangan atau terbang di awal waktu, seperti yang terjadi di seluruh dunia. Hal itu bisa terjadi akibat sejumlah maskapai banyak kekurangan staf di industri penerbangan.
Pramugari maskapai swasta internasional, Kate mengatakan, penumpang wajib menyiapkan waktu luang di bandara untuk mengantisipasi berbagai hal yang tak diinginkan, seperti pesawat lebih awal berangkat atau hal teknis lainnya yang tentunya merugikan penumpang.
"Saya merasa sebagai pramugari harus mencoba membagikan beberapa kiat untuk membantu anda melalui perjalan maskapai di masa mendatang," katanya menyikapi ketidakpastian iklim penerbangan dunia di tengah mahanya harga avtur, melansir MyLondon.
Salah satu sarannya adalah menjadwalkan waktu lebih panjang. Menurutnya menyediakan satu jam saja tidak cukup, dan minimal tiga jam.

Ia juga menyarankan untuk terbang jauh sebelum tanggal penting, seperti pernikahan atau lainnya. Sarannya yang paling ekstrem adalah, jangan melakukan penerbangan sama sekali apabila tujuannya mendadak semisal kurang dari 7 jam.
Menurut dia, banyak orang yang sudah melewatkan hal-hal penting seperti pernikahan, pemakaman, wisuda, dan lain-lain. Tidak ada yang bisa dilakukan selain rasa penyesalan.
“Unduh dan gunakan aplikasi maskapai yang Anda pesan. Dari situ dapat melakukan semuanya seperti, mendapatkan boarding pass anda, lacak tas anda, lihat pesawat masuk, dan ubah penerbangan. Ini lebih baik daripada menunggu dalam antrean panjang! Aplikasi ini akan memberi tahu anda bahwa penerbangan dibatalkan bahkan sebelum kru mengetahuinya,” papar gadis cantik ini.