Penelitian tersebut diharapkan dapat disusun menjadi sebuah kebijakan komprehensif dari pemegang kebijakan agar keunggulan budaya berbasis lokal seperti halnya Kampung Adat Miduana dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan dan kesejahteraan warga dalam bingkai NKRI.
Revitalisasi dilakukan dengan kearifan lokal tanpa merubah tatanan dan letak perkampungan yang sudah ada. Sehingga ke depan keberadaan kampung adat ini dapat meningkatkan potensi dan kunjungan wisata ke Cianjur baik domestik dan mancanegara.
Seiring tingginya angka kunjungan, secara otomatis dapat meningkatkan perekonomian warga kampung adat dan warga sekitar kampung adat.
Bahkan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Cianjur, segera melakukan revitalisasi kampung adat yang akan dilakukan di akhir tahun 2022.
Kepala Disparpora Cianjur, Pratama Nugraha, mengatakan revitalisasi rumah di kampung adat akan dilakukan setelah berkonsultasi ke kementerian terkait di pusat.
Pihaknya menargetkan perbaikan awal dilakukan terhadap sembilan rumah adat yang sejak turun temurun ditempati tokoh kampung.
Disparpora Cianjur akan berkoordinasi dengan kementerian kebudayaan dan PUPR pusat, sebelum melakukan revitalisasi. Tahap awal perbaikan dilakukan terhadap 9 rumah adat yang masih berdiri kokoh namun beberapa bagian rusak.