Berdasar laporan laboratorium pada sembilan kasus yang dicurigai cacar monyet ini, kata dr. Syahril, ada tiga kondisi yang ditemukan yakni,
1. PCR Orthopoxviridae Negatif (7 kasus)
2. Pemfigoid Bulosa (1 kasus)
3. Varicella atau cacar air (1 kasus)
"Dari temuan ini, kami menegaskan bahwa hingga sekarang Indonesia tidak melaporkan kasus cacar monyet satu pun," tegas Jubir Syahril.
Sebagai informasi, untuk bisa mendiagnosis apakah seseorang positif cacar monyet atau tidak, Indonesia menggunakan cara yakni pemeriksaan sampel di dua pusat laboratorium, Pusat Studi Satwa Primata, LPPM IPB dan Laboratorium Penelitian Penyakit Infeksi Prof Sri Oemiyati. Tes PCR yang dilakukan akan bisa membaca keberadan virus cacar monyet di tubuh pasien terduga.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.