"Saat ini, kami memiliki vaksin penyelamat dan perawatan yang tersedia secara luas, efektif melawan varian yang umum, serta mencegah penyakit serius dan kematian,” papar Sekretaris U.S. Department of Health & Human Services, Xavier Becerra.
Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengaku akan mengevaluasi kembali keputusan pelonggaran ini dalam 90 hari ke depan.
"Jika memang diperlukan untuk kembali dilakukan persyaratan pengujian pra-keberangkatan, termasuk karena varian baru yang terkait, CDC tidak akan ragu untuk bertindak," kata seorang pejabat senior administrasi Presiden AS Joe Biden.
(Kurniawati Hasjanah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.