Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Malas Periksa Gigi, Pengobatannya Mahal Loh

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 06 Juni 2022 |20:44 WIB
Jangan Malas Periksa Gigi, Pengobatannya Mahal Loh
Ilustrasi Sakit Gigi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PEMERIKSAAN gigi memang harus rutin dilakukan untuk merawat gigi. Pasalnya, ketika gigi rusak, maka harus segera diobati demi mencegah kondisi yang semakin parah.

Dokter gigi spesialis prostodonsia drg. Andy Wirahadikusumah, Sp. Pros berpesan kepada masyarakat agar tidak menunda pengobatan tersebut. Pasalnya, bukan hanya sakit yang didapat ketika telah melakukan pengobatan, tapi juga proses pengobatan lebih kompleks bahkan berbiaya mahal.

“Kalau sudah sakit giginya itu biasanya masalahnya sudah cukup kronis. Jadi, untuk pengobatannya atau perawatannya juga jadi lebih kompleks,” kata dokter yang tergabung dalam Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Ikatan Prostodonsia Indonesia (IPROSI) seperti dilansir dari Antara.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 oleh Kemenkes, sebanyak 94,9 persen masyarakat perkotaan tidak pernah ke dokter gigi dalam setahun terakhir. Dari 57 persen masyarakat yang mengalami permasalahan gigi dan mulut, hanya 10,2 persen yang berkunjung ke dokter gigi.

Padahal, kata Andy, langkah pencegahan masalah gigi dan mulut yang sederhana bisa dilakukan sejak awal. Pencegahan tersebut antara lain menyikat gigi secara rutin dua kali sehari dengan cara yang baik dan benar, serta ditambah dengan kontrol rutin atau dental check up setiap enam bulan sekali walaupun tidak ada keluhan.

Sakit Gigi

“Minimal (rutin datang ke dokter gigi) untuk dilakukan pembersihan karang gigi. Itu sebetulnya sudah suatu langkah pencegahan yang sangat baik,” katanya.

Menurut pengalaman Andy, setidaknya terdapat dua tipe pasien, yaitu pasien yang memang rajin berkunjung ke dokter gigi walau tidak mengalami masalah pada kesehatan gigi dan mulut serta pasien yang datang ke dokter gigi dalam keadaan sudah sakit.

Andy mengatakan tipe pasien pertama biasanya lebih memiliki kesadaran (aware) terhadap kesehatan gigi dan mulut sehingga ia juga menekankan pentingnya agar masyarakat dapat menjadi tipe pasien pertama itu.

Ia mengatakan masih banyak masyarakat yang merasa lebih baik datang ke dokter gigi ketika sudah sakit karena beranggapan dapat mengeluarkan biaya yang murah daripada harus rutin kontrol. Justru sebaliknya, kata Andy, biaya untuk pengobatan dan perawatan menjadi lebih mahal jika pasien sudah mengalami permasalahan gigi dan mulut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement