Jika mengalami kasus mimisan yang tidak kunjung berhenti atau dialami beserta gejala lain, seperti yang disebutkan di atas. Maka biasanya dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan lebih lanjut, yakni memeriksa rongga hidung.
Pemeriksaan ronga hidung ini dilakukan untuk memastikan ada tidaknya benda asing, atau kelainan struktur anatomis. Mengingat anak-anak seringkali tidak sadar memasukkan benda asing ke dalam anggota tubuhnya.
Tidak hanya pemeriksaan rongga hidung, dr. Martinus menambahkan, untuk kasus seperti ini pemeriksaan darah juga perlu dilakukan.
“Pemeriksaan darah dilakukan untuk memastikan tidak ada kelainan darah atau penyakit sistemik yang menyebabkan mimisan. Bahkan, dalam kondisi tertentu bisa saja diperlukan pemeriksaan tambahan berupa rontgen atau CT scan di daerah hidung dan kepala,” lanjutnya.
Sebagai catatan, pemeriksaan ini akan bersifat individual, karena tergantung apa saja gejala dan kelainan yang ditemukan dokter pada saat pemeriksaan.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.