Menurut studi dalam Journal of Clinical Sleep Medicine, mengonsumsi kafein 6 jam sebelum tidur mengurangi total waktu tidur sebanyak 1 jam. Efek tersebut juga bisa lebih kuat pada orang dewasa ataupun lansia. Pasalnya, tubuh mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk memproses kafein.
Pada dosis tinggi, kafein juga dapat menghasilkan efek samping umum berikut:
- Diare
- Berkeringat
- Mual
- Peningkatan detak jantung
- Peningkatan laju pernapasan
- Tremor otot
Kesimpulannya, kopi dan begadang memiliki efek domino pada kesehatan jantung. Hal ini berasal dari efek stimulan kopi dan kurang tidur akibat begadang. Efek-efek tersebut dapat berisiko menyebabkan penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung.
Bila berlebihan, minum kopi dan begadang dipercaya bisa meningkatkan risiko masalah pada jantung. Meski begitu, hal ini bergantung pada kondisi tiap orang. Kalau Anda tidak bisa lepas dari kebiasaan ngopi, pastikan hanya mengonsumsinya dalam jumlah yang cukup.
Bila kopi berdampak pada pola tidur, coba sesuaikan lagi waktu meminumnya. Sebisa mungkin jangan membiasakan diri sering begadang, ya. Efek buruknya dapat mengarah pada gangguan jantung.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.