Mengutip dari Wikipedia, Hari Raya Yadnya Kasada merupakan hari upacara sesembahan berupa sesajen kepada Sang Hyang Widhi dalam manifestasinya sebagai Batara Brama.
Istilah yadnya dipopulerkan setelah orang Tengger menganut agama Hindu Dharma.
Suku Tengger tidak seperti pemeluk agama Hindu pada umumnya, memiliki candi-candi atau Pura sebagai tempat peribadatan, namun bila melakukan peribadatan bertempat di punden, sanggar, pedanyang, dan poten. Namun setelah menganut agama Hindu Dharma, tiap desa di kawasan Tengger telah memiliki pura masing-masing dan biasanya dibangun dibawah sanggar agung desa.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.