Tetapi, Mary yakin, di balik kejadian itu, penampilan dan ukuran payudara yang terlalu besar menjadi penyebabnya, apalagi dia hanya mengenakan legging dan sport bra.
"Saya dikeluarkan dari pesawat karena penampilan saya. Tolong hentikan diskriminasi, tolong ini menjijikkan," terangnya.
Selain itu, melalui unggahan lainnya, Mary memaparkan, apabila penyebabnya karena penampilan, seharusnya aturan ini berlaku bagi semua orang.
"Intinya, aturan yang sama harus berlaku untuk semua orang. Diskriminasi dalam bentuk apa pun bukanlah hal yang menyenangkan. Jika seorang gadis berdada kecil mengenakan baju yang sama persis, mereka pasti tidak akan mengusirnya," tegas Mary.
Mary menuturkan, seluruh postingan yang diunggahnya itu bukan untuk menceritakan kalau dia telah menjadi korban diskriminasi.
Dia justru berdalih, unggahan itu untuk menegaskan tentang diskriminasi tubuh yang seharusnya tidak terjadi di maskapai mana pun.
Sebagai informasi, Mary Magdalene merupakan model dan influencer dengan 110.000 followers yang sangat menyukai operasi plastik.
Dia telah melakukan berbagai prosedur operasi plastik di bibir, wajah, bokong, dan yang terbaru adalah payudara seberat 10 kilogram. (nia)
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.