Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Lebih Dekat Festival Tiong Cu, Persembahan Raja yang Jago Memanah 9 Matahari

Novie Fauziah , Jurnalis-Kamis, 02 Juni 2022 |15:39 WIB
Mengenal Lebih Dekat Festival Tiong Cu, Persembahan Raja yang Jago Memanah 9 Matahari
Festival Tiong Cu di Yogyakarta (dok ANTARA)
A
A
A

Lantas, mengapa kue bulan ini dijadikan festival budaya yang meriah? Apakah ada makna tersendiri di dalamnya?

Pada ribuan tahun lalu, terdapat legenda yang menyatakan, bahwa dunia ini memiliki 10 matahari. Memiliki satu matahari saja sudah panas, bagaimana jika benar ada 10, bisa jadi manusia akan mati secara perlahan karena kepanasan.

Untuk itu dari anggapan inilah ada seorang kaisar yang bernama Kaisar Yao memerintahkan seorang pemanah bernama Hou Yi untuk melumpuhkan matahari.

Kemudian kehebatan Hou Yi dalam memanah memang sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Konon katanya, Hou Yi berhasil memanah sembilan matahari dan hanya menyisakan satu matahari—matahari yang kini bisa manusia semua nikmati di pagi dan siang hari.

Oleh karena itu sebagai tanda syukur, dan terima kasih, Kaisar menghadiahkan Hou Yi sebuah hadiah kecil yang luar biasa. Ia memberikan sebuah pil ajaib yang memiliki khasiat membuat umur menjadi panjang.

Tak lama setelah itu, Hou Yi menikah dengan seorang perempuan bernama Chang E. Hou Yi memberi tahu Chang E bahwa ia memiliki sebuah pil dengan khasiat hebat itu. Akan tetapi, Chang E tidak sengaja menelan pil itu. Tiba-tiba, secara perlahan, tubuh Chang E melayang dan naik hingga ke bulan dan ia tidak bisa kembali lagi ke bumi.

Sejak hari itu, di mana hari kepergian Chang E ke bulan, masyarakat Tionghoa merayakan Festival Kue Bulan untuk memperingati hari kepergian Chang E.

(Kurniawati Hasjanah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement