Makanan Eropa menjadi salah satu jenis panganan yang disukai masyarakat Indonesia. Bukan hanya karena varietasnya yang beragam, tapi rasanya yang masih bisa diterima lidah kebanyakan masyarakat Indonesia.
Tidak heran, banyak produk olahan makanan Eropa yang diimpor ke Tanah Air. Dari sekian banyak jenis makanan Eropa yang masuk, produk olahan susu, wine dan pasta disebut jadi yang terfavorit bagi masyarakat Indonesia.
"Produk olahan susu misal keju, minyak zaitun, pasta, wine, dari Eropa itu jadi permintaan teratas di Indonesia," kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) Roy Nicholas Mandey dalam acara 'Warna Warni Eropa, Cita Rasa Unggulan' di Westin Hotel Jakarta, Selasa (31/5/2022).
Hal itu, kata Roy, akan menjadi peluang yang sangat baik untuk memperkuat kehadiran produk Eropa di Indonesia. Terlebih, komoditas tersebut menjadi makanan yang memang punya hati di lidah masyarakat Indonesia.
(Foto: MPI/Sukardi)
Bahkan, Dadan selaku Anggota Bidang Restoran Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia mengatakan bahwa lima tahun terakhir makanan Eropa punya hati tersendiri di masyarakat Indonesia.
"Makanya, pizza hingga pasta masih banyak diminati orang Indonesia. Rasanya yang enak dan masih bisa diterima lidah orang Indonesia jadi alasan makanan Eropa tersebut tetap punya hati di sini," terang Dadan.
Tidak hanya menonjolkan cita rasa, saat ini isu sustainable food pun mulai ditonjolkan dari panganan Eropa. Makanya, jangan heran produk organik makin banyak ditawarkan di panganan Eropa.
"Kami coba terus mengarah ke pangan yang tak hanya enak di rasa, tapi berkualitas dan menyehatkan. Itu bagian dari komitmen kita untuk menyediakan pangan yang aman, sehat, dan enak di lidah," pungkas Vincent Piket, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam
(Rizky Pradita Ananda)