UPAYA mempromosikan pariwisata Bali melalui penyelenggaraan Fieldtrip bagi delegasi Global Platform for Disaster Risk Reduction atau GPDRR 2022 yang difasilitasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI dipuji dan diapresiasi oleh perwakilan negara yang hadir.
Para delegasi dari forum mitigasi kebencanaan dunia itu mengaku sangat senang dengan fieldtrip yang difasilitasi oleh Kemenparekraf, salah satunya Delegasi VIP dari Guatemala yakni Oscar Estuardo Cossio Camara selaku Executive Secretary Conred yang menyampaikan bahwa berkat adanya tur wisata ke beberapa tempat di Pulau Dewata itu, dirinya bisa mengetahui kebudayaan Indonesia khusunya Bali.
“Fieldtrip ini sangat penting karena dengan kegiatan ini saya mengetahui kebudayaan Indonesia. Saya sangat berterima kasih kepada Menparekraf Sandiaga atas kesempatan ini. Saya akan mengundang teman-teman dari negara lain yang akan saya temui, untuk datang ke Indonesia.” ucap Oscar setelah menjalani tur pada Sabtu 28 Mei 2022.
Senada dengan Oscar, delegasi dari United Kingdom atau Inggris yakni Fatai Ogunlayi juga turut menikmati fieldtrip yang difasilitasi Kemenparekraf ini.
Ia memuji Bali yang memiliki keindahan akan destinasi wisatanya, namun juga memiliki kearifan dalam menangani bencana.
“Bali sangat menakjubkan. Bali memiliki kearifan lokal dalam penanganan bencana. Bali memiliki tradisi yang kuat. Kalau terjadi bencana, ada mitigasinya secara tradisional.” puji Fatai.
Setali tiga uang dengan Fatai, delegasi asal Bangladesh bernama David mengapresiasi fieldtrip yang difasilitasi oleh Kemenparekraf itu. Ia sangat senang bisa mengenal budaya dan tradisi di Bali seperti di Kertha Gosa, dan juga takjub dengan mitigasi penduduk lokal di Besakih dalam menangani erupsi gunung berapi.
“Di Besakih kami diberi tahu tentang erupsi Gunung Agung yang pernah terjadi dan bagaimana mitigasi penduduk lokal. Sedangkan di Kertha Gosa, saya sangat takjub dengan peninggalan sejarahnya yaitu tentang Kerajaan Klungkung.” ulas David.
Adapun untuk diketahui, program fieldtrip ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu bagian pertama dengan tujuan destinasi Desa Penglipuran dan Kintamani; Bagian kedua untuk tujuan ke Besakih dan Kertha Gosa; dan pada bagian ketiga dengan tujuan ke Tanjung Benoa, Garuda Wisnu Kencana (GWK) dan Uluwatu.
Sementara itu, Menparekraf Sandiaga pun berharap bahwa inisiatif yang dilakukan oleh kementerian yang ia pimpin itu akan berdampak pada kebangkitan ekonomi, membuka peluang usaha dan lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Bali dengan mengenalkannya kepada delegasi GPDRR 2022 yang datang dari berbagai negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.