Terkait dengan penanganan aritmia, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Aritmia Mayapada Hospital Tangerang dr Agung Fabian Chandranegara, SpJP(K) mengatakan, itu akan sangat tergantung pada jenis artimianya.
"Penanganan aritmia disesuaikan dengan jenis aritmia yang dialami pasien. Tindakan berupa pemasangan alat pacu jantung atau pacemaker biasanya digunakan untuk kasus aritmia yang denyut jantungnya lebih lambat dari normal," kata dr Agung.
Tindakan lain yang bisa diberikan misalnya ablasi jantung. Terapi tersebut adalah tindakan untuk mengoreksi aritmia dengan cara memasukkan kateter melalui pembuluh darah sampai ke jantung.
"Elektroda pada ujung kateter biasanya dilengkapi dengan energi radiofrekuensi untuk mengablasi titik tertentu pada jantung yang menyebabkan aritmia, sehingga jantung dapat kembali berdenyut dengan normal," tambah dr Agung.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.