KOPI memang biasa diminum ketika seseorang sedang mengantuk atau ketika kita sedang membutuhkan energi. Punya kafein yang cukup tinggi, kopi memang menjadi minuman stimulan yang dapat memberikan energi dan mengusir rasa kantuk.
Sejak tegukan pertama, kafein akan melewati jaringan epitel hingga memasuki aliran darah melalui lapisan mulut, tenggorokan, kerongkongan, dan perut. Ketika kafein berhasil masuk ke dalam tubuh, otak akan bereaksi dengan mengikat senyawa bernama adenosin. Hal inilah yang membuat pikiran Anda terasa lebih segar, sehingga terhindar dari kantuk.
Faktanya, hanya dibutuhkan sekitar 45 menit bagi kafein untuk masuk ke dalam membran sel tubuh Anda. Lalu berapa lama kopi bisa menghalau kantuk? Apakah efek minum kopi bisa mencapai 24 jam lamanya, atau kurang dari itu? Yuk, cek faktanya seperti dilansir dari KlikDokter.
Durasi kafein untuk bekerja di dalam tubuh adalah 5 jam atau maksimal 9 jam. Meski demikian, durasi tersebut bisa saja berubah, tergantung usia, kondisi medis, dan obat yang dikonsumsi.

Efek dari kafein itu sendiri mencapai puncaknya sekitar 30‒60 menit setelah dikonsumsi. Penting dicatat, selain memengaruhi kerja otak, kafein pada kopi juga dapat memberikan efek lain pada tubuh.
Senyawa tersebut bisa menyebabkan kontraksi awal dinding arteri, namun kemudian otot polos akan melemas. Hal ini akan membuka pembuluh darah, sehingga memungkinkan aliran yang lebih deras. Hal tersebutlah yang kemudian membuat pikiran Anda lebih fokus dan merasa bersemangat setelah minum kopi.
Meski demikian, direkomendasikan agar Anda tidak mengonsumsi kopi sekitar 6 jam sebelum tidur. Jadi, bila Anda tidur jam 9 malam, sebaiknya terakhir minum kopi pada pukul 3 sore. Dalam 200 mililiter atau segelas kopi terkandung hingga 200 miligram kafein. Jumlah tersebut mencapai sepertiga asupan kafein yang dianjurkan dalam sehari.