Imbas ketidakcermatan pihak maskapai menugaskan pilot, Virgin Atlantic lantas memberikan permohonan maaf.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada penumpang kami yang datang terlambat 2 jam 40 menit dari jadwal akibat pergantian kru," demikian keterangan resmi Virgin Atlantic.
Adapun, juru bicara Otoritas Penerbangan Sipil memaparkan, Virgin Atlantic yang memberi tahu pihaknya tentang masalah pilotnya.
"Kedua pilot memiliki lisensi yang sesuai dan memenuhi syarat untuk melakukan penerbangan," terangnya.
Berdasarkan laporan BBC menyebut perwira pertama yang dipermasalahkan ternyata belum menyelesaikan tes terbang terakhirnya. Maskapai bersikeras keselamatan tidak terganggu dan menjelaskan pilot yang disuruh putar balik sudah bergabung dengan Virgin Atlantic sejak tahun 2017.
Ia sepenuhnya memenuhi syarat di bawah peraturan penerbangan Inggris, tetapi belum menyelesaikan tes terbang terakhir.
Padahal, tes tersebut merupakan bagian dari persyaratan internal maskapai. Beruntung, pilot yang tidak memenuhi syarat ketahuan.
(Kurniawati Hasjanah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.