SEBAGAI praktisi gaya hidup sehat, Saidan mengungkapkan banyak pengalaman menarik yang dialami selama ini. Khususnya sebagai relawan rehabilitasi bagi pecandu narkoba yang mendekam di lembaga pemasyarakatan maupun tempat rehabilitasi di kawasan Lido, Sukabumi, Jawa Barat.
Hatinya makin tergugah saat dirinya menjadi bagian dari relawan Badan Narkotika Nasional (BNN). Kemudian melihat anak-anak muda di kampung halamannya yang terjerumus ke dalam dunia narkoba.
Baca juga: Podcast Perindo: Praktisi Ungkap Cara Buat Tubuh Sehat di Masa Menuju Endemi

"Awalnya saya (bertugas) di BNN sebagai relawan. Kenapa saya jadi lebih aware, karena saya melihat di kampung saya, usia 25 tahun meninggal di usia produktif. Mereka overdosis narkoba," ujar Saidan dalam Podcast Aksi Nyata di kanal YouTube Partai Perindo, Sabtu (7/5/2022).
Ia mengatakan ada banyak faktor mengapa orang bisa mengonsumsi narkoba. Salah satunya adalah tidak memiliki figur untuk membimbingnya, sehingga tergiur mencoba barang haram tersebut.
"Mereka merasa gaya hebat, jadi mereka overdosis dan meninggal. Dari situ saya peduli," kata Saidan.
Untuk memberikan perhatian kepada para penyintas, dia menggunakan pendekatan secara psikologis. Perlahan-lahan berkenalan, memahami kondisinya, kemudian bicara dari hati ke hati.
Jika para penyintas ini sudah merasa nyaman, kata Saidan, tugas selanjutnya adalah memberikan edukasi, softskill, hingga motivasi agar mereka bisa melanjutkan hidup ke arah lebih baik, usai keluar dari tempat rehabilitasi.
"Setelah mereka menerima saya, kemudian saya berikan edukasi. Setelah keluar, mereka ada yang jadi atlet, mengajar," tandasnya.
Baca juga: Perindo: Alumni Ponpes Berikan Kontribusi Pemenangan Etika Politik
Baca juga: Partai Perindo Hadiri Halalbihalal Alumni Ponpes Babakan Cirebon

(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.