Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alami Serangan Jantung atau Stroke saat Mudik? Ini Saran Dokter

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 22 April 2022 |13:44 WIB
Alami Serangan Jantung atau Stroke saat Mudik? Ini Saran Dokter
Mengalami serangan jantung saat mudik (Foto: Medical news today)
A
A
A

PERJALANAN mudik yang memakan waktu panjang dan melelahkan kerap memicu masalah kesehatan, seperti serangan jantung atau stroke yang memerlukan tindakan cepat dan komprehensif.

Oleh karena itu, layanan emergensi penting untuk dikunjungi pemudik jika terjadi masalah kegawatdaruratan tersebut.

serangan jantung

Anda harus tahu bahwa serangan jantung atau stroke keduanya sangat berpengaruh pada waktu. Artinya, semakin cepat tindakan medis diberikan ke pasien, semakin tinggi kemungkinan keberhasilannya.

Pada kasus serangan jantung contohnya, golden period atau waktu terbaik untuk menyelamatkan nyawa adalah 90 menit pertama setelah gejala muncul.

Disebut periode kritis karena banyak kematian terjadi pada rentan waktu ini akibat keterlambatan mendapatkan penanganan medis.

"Dalam penanganan kasus serangan jantung, waktu memang faktor yang sangat penting, karena otot jantung akan mulai mati dalam 80 hingga 90 menit setelah terhenti mendapatkan supply darah akibat sumbatan total pada pembuluh darah," papar dr Ika K. Dhanudibroto, SpJP(K), Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Intervensi, Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dalam pernyataan resminya, Jumat (22/4/2022).

Dokter Ika melanjutkan, tindakan Primary Percutaneous Coronary Intervention (Primary PCI) harus segera dilakukan untuk membuka sumbatan pembuluh darah yang menyebabkan serangan jantung.

"Agar penanganan serangan jantung optimal, layanan kesehatannya juga harus dilengkapi dengan laboratorium kateterisasi yang siap 24 jam untuk tindakan Primary PCI dengan mengikuti pedoman Internasional yaitu 'door to balloon' kurang dari 90 menit, seperti yang dilakukan oleh Cardiac Emergency Mayapada Hospital," tambah dr Ika.

Primary PIC sendiri adalah prosedur medis untuk mengembalikan aliran darah ke jantung pada kasus serangan jantung dengan memasukkan balon dan stent untuk melebarkan pembuluh darah.

Masalah stroke pun sangat berpacu pada waktu. Ketika seseorang sudah menunjukkan gejala stroke, perlu segera dibawa ke rumah sakit.

Standar protokol penanganan stroke dengan 'door to needle' adalah kurang dari 60 menit. Bagi pasien stroke sumbatan yang memenuhi kriteria waktu untuk dilakukan terapi trombolitik, waktu idealnya yaitu kurang dari 4,5 jam setelah muncul gejala stroke.

"Jangan anggap enteng stroke, karena sel otak dapat mati hanya dalam hitungan detik hingga menit. Penanganan yang cepat dan tepat dapat meminimalkan tingkat kerusakan pada otak, sehingga kecacatan bahkan kematian dapat dihindari," jelas dr. Tri Wahyudi SpS, FINS, Dokter Spesialis Saraf dan Neurointervensi dari Mayapada Hospital Tangerang.

Stroke bisa muncul karena dua alasan, akibat penyumbatan atau perdarahan. Untuk stroke sumbatan dapat langsung diberikan terapi trombolitik yaitu pengobatan melarutkan sumbatan pada pembuluh darah otak, melancarkan aliran darah, dan mencegah kerusakan jaringan dan organ dengan pengawasan dokter spesialis saraf.

Terapi lain yang bisa dilakukan untuk kasus stroke karena sumbatan adalah dengan tindakan invasif melalui prosedur intervensi endovaskular dan mechanical thrombectomy yang dilakukan di Lab Kateterisasi jika pasien tidak memenuhi kriteria untuk terapi trombolitik.

"Nah, untuk stroke perdarahan akan ditangani oleh dokter spesialis bedah saraf yang juga siap 24 jam. Stroke akibat penyumbatan atau perdarahan dapat ditangani di Stroke Emergency Mayapada Hospital," ungkap dr Tri.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement