Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masyarakat Diminta Vaksin Booster Sebelum Mudik

Antara , Jurnalis-Kamis, 21 April 2022 |14:13 WIB
   Masyarakat Diminta Vaksin Booster Sebelum Mudik
Masyarakat harus vaksin booster (Foto: Sukardi)
A
A
A

SETELAH dua tahun berturut-turut mengeluarkan larangan mudik guna menahan laju penyebaran Covid-19, pemerintah akhirnya mengizinkan masyarakat untuk mudik di Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Agar mudik tak menyebarkan Covid-19, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito meminta masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi booster sebelum menjalankan mudik Lebaran guna mencegah terjadinya kemacetan di jalan.

 mudik lebaran

“Pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi jauh-jauh hari sebelum keberangkatan mudik,” katanya.

Ia menuturkan meskipun hasil sero survei yang telah diumumkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada Senin (18/4) menyatakan kadar antibodi warga Indonesia sudah mencapai 99,2 persen, melalui vaksinasi penguat diharapkan antibodi pada masyarakat dapat terbentuk secara sempurna di tengah kegiatan mudik.

Selain itu, dengan melakukan vaksinasi penguat sebelum mudik, masyarakat dapat membantu pemerintah untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan maupun penumpang di pos vaksinasi yang nantinya disediakan secara merata di sejumlah titik-titik strategis.

Dishub dan Polri, sedang melakukan harmonisasi bersama dengan jajaran kementerian dan lembaga lain untuk menyusun modifikasi alur perjalanan yang akan diterapkan demi mencegah penumpukan penumpang.

Menurut dia, dengan laju penularan kasus Covid-19 yang cukup terkendali dan tingginya kadar antibodi yang terbentuk di masyarakat, tidak boleh membuat perluasan vaksinasi berhenti.

Dengan vaksinasi, kekebalan komunitas yang terbentuk pada suatu wilayah dapat memberi perlindungan pada wilayah lainnya.

Ia juga meminta sertifikat vaksin tetap harus ditunjukkan melalui aplikasi PeduliLindungi sebagai bukti resmi bahwa seseorang telah divaksinasi demi aktivitas yang produktif dan aman dari Covid-19.

Sementara itu, Dishub memperkirakan arus mudik tahun ini akan lebih padat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Guna mengantisipasinya, Dishub pun melakukan sejumlah cara, seperti memastikan kelayakan sarana transportasi, memeriksa kesehatan sopir bus antarkota, hingga memberikan fasilitas mudik gratis.

Dari sisi pemudik, Dishub menganjurkan masyarakat untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi lonjakan arus mudik. Salah satu caranya adalah dengan melakukan vaksinasi dan mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah serta menjaga kesehatan fisik sebelum dan selama mudik.

 BACA JUGA:Viral! Polisi Larang Warga yang Belum Divaksin Booster Terima Bantuan

“Pemudik sebaiknya menyiapkan vitamin dan obat-obatan yang rutin diminum atau sekiranya diperlukan selama perjalanan. Hal ini cukup penting untuk menjaga kenyamanan saat mudik nanti. Apalagi, membeli obat-obatan kini mudah sekali, masyarakat bisa membelinya di aplikasi kesehatan,” kata M.Wildan Anwar, MMTr., Ka.Sudinhub Kota Jakarta Pusat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement