MASYARAKAT di China di berbagai daerah mulai cemas dihantui meningkatnya kasus positif Covid-19 yang penularannya melalui pencampuran tetesan di udara yang membentuk aerosol sehingga menyebabkan infeksi setelah terhirup yang dikenal juga dengan sebutan transmisi aerosol.
Potensi meluasnya Covid-19 sangat besar setelah seorang warga di Provinsi Shandong menggali kebun sayur berdekatan dengan seorang tanpa gejala, seperti laporan media China, Kamis. Padahal keduanya sama-sama mengenakan masker.

Berdasarkan survei epidemiologi dan analisis mahadata yang diunggah di WeChat resmi pemerintah Distrik Taierzhuang, Kota Zhaozhuang, Provinsi Shandong, warga tersebut tertular melalui transmisi aerosol.
Otoritas Taierzhuang menyatakan, kasus tersebut terjadi pada Maret saat pihaknya mengingatkan warga agar mengenakan masker saat berada di luar ruangan.