KINI WHO masih memantau dan melacak subvarian baru dari varian Omicron, yakni BA.4 dan BA.5.
WHO masih mencari tahu apakah BA.4 dan BA.5 lebih menular dari subvarian sebelumnnya?

Sementara itu, Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengatakan, pekan lalu kasus BA.4 sudah ditemukan di Afrika Selatan, Denmark, Botswana, Skotlandia, dan Inggris. Sedangkan kasus BA.5 ditemukan di Afrika Selatan pada minggu lalu.
Kemudian, Kementerian Kesehatan Botswana juga telah mencatat empat kasus BA.4 dan BA.5.
Melansir dari Economic Times, varian terbaru dari coronavirus tersebut tidak menyebabkan gejala yang parah, tetapi memang menyebar dengan cepat.
Kelelahan dan pusing adalah beberapa gejala awal. Lalu diikuti oleh sakit kepala, sakit tenggorokan, nyeri otot, dan demam.
BACA JUGA: Singgung Varian XE, Dokter Reisa Ingatkan Segera Vaksin Booster!
Kementerian Kesehatan Botswana telah mengidentifikasi empat kasus BA.4 dan BA.5, orang yang terinfeksi berusia 30 hingga 50 tahun yang divaksinasi penuh dan mengalami infeksi ringan.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.