MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengajak investor dari Australia untuk menanamkan investasi di Indonesia, khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).
Hal tersebut bertujuan mewujudkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan sebagai upaya mengakselerasi kebangkitan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja di Indonesia.
Ia menjelaskan, bahwa Indonesia menargetkan realisasi investasi di sektor parekraf bisa mencapai USD2,45 miliar. Oleh karenanya, ia mengundang para member Australia Indonesia Business Council (AIBC) untuk berinvestasi.
"Dan kami (Pemerintah Indonesia) akan sepenuhnya memfasilitasi," ujar Sandi dalam keterangan resminya di sela kunjungan kerja ke Australia.
Sandi mengatakan, parekraf merupakan sektor yang sangat penting di Indonesia. Dua sektor tersebut menjadi rumah bagi 34 juta masyarakat Indonesia dalam menggantungkan hidupnya, khususnya yang tinggal di kawasan pariwisata.
Oleh karenanya, pemerintah Indonesia secara optimal akan memastikan sektor parekraf dapat berkembang dengan baik. Terutama di lima destinasi super prioritas yang telah ditetapkan pemerintah. Di antaranya Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Danau Toba dan Likupang.
"Investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan dapat membuka 1,1 juta lapangan kerja baru yang berkualitas di Indonesia," katanya.
Lebih lanjut, kata Sandi, pengembangan parekraf di Indonesia telah diarahkan pada pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang lekat dengan nilai-nilai berkualitas dan berkelanjutan.
Hal tersebut dikatakannya pula, sesuai dengan tren baru pariwisata dan ekonomi kreatif yang personalized, customized, localized and smaller in size.
Selain itu, Indonesia dengan kekuatan sumber daya alam dan budayanya, serta memiliki potensi yang sangat besar untuk menghadirkan nilai-nilai keberlanjutan di sektor parekraf.