Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Potensi Mutasi Covid-19 Tetap Terjadi Selama Masih Ada yang Positif

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 06 April 2022 |11:34 WIB
Potensi Mutasi Covid-19 Tetap Terjadi Selama Masih Ada yang Positif
Covid-19. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PAKAR menyebut bahwa mutasi Covid-19 masih terus terjadi di Indonesia, selama masih ada masyarakat yang positif. Walau vaksinasi booster dianggap berhasil menurunkan risiko penularan Covid-19 seperti varian Omicron.

Masyarakat yang sudah vaksin dua kali pun disarankan untuk cepat suntik booster sebagai langkah pencegahan. Dilansir dari Sehat Negeriku, angka kasus aktif Covid-19 terus turun secara konsisten sejak akhir Februari 2022 walau ada Omicron. Keberhasilan ini harus terus dipertahankan dengan menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi.

Paka Kesehatan dr RA Adaninggar PN, SpPD menegaskan, protokol kesehatan dan vaksinasi merupakan harga mati untuk mencegah penularan Covid-19. Terkebih untuk varian Omicron yang semakin mengganas setiap harinya.

"Karena penularan dapat menimbulkan varian baru, sehingga siklusnya akan terus seperti itu. Akibatnya, kita tidak akan berada dalam kondisi endemis,” katanya dalam Good Doctor dan LSPR Communications & Business Institute.

 BACA JUGA:Peneliti Sebut Vaksin Covid-19 Tak Maksimal Lindungi Anak dari Omicron, Tapi..

Dia menambahkan, berdasarkan hasil dari Genome Sequencing, Omicron sudah mendominasi sebesar 96%. Sedangkan sisanya yang 4% adalah varian lain.

 covid

“Tidak pernah ada dua varian yang sama-sama dominan di suatu tempat atau di suatu negara. Varian yang lebih cepat menular akan mendominasi di suatu daerah atau negara dan ini terjadi pada Omicron," tambahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement