Seorang dokter bernama Herbert Shelton pernah melakukan penelitian dengan timnya, mereka menganalisis data dari 40.000 orang yang berpuasa. Data yang cukup menyita perhatian adalah orang yang berpuasa pikirannya lebih jernih dan kemampuan memecahkan masalahnya lebih baik.
Hal tersebut berkaitan dengan keputusan untuk makan sembarang yang dilaporkan lebih kecil kasusnya pada orang yang berpuasa. Efek lain dari puasa menurut laporan Dokter Shelton adalah orang-orang terlepas dari ketergantungan gula, kafein, ataupun obat-obatan rekreasi yang mana itu semua memiliki efek buruk pada emosi dan mental.
"Secara garis besar, puasa memungkinkan seseorang untuk terhubung dengan tubuhnya sendiri lebih baik. Hal ini yang kadang hilang saat seseorang tidak berpuasa, dia bisa sembarang memperlakukan tubuhnya sendiri. Proses penyembuhan diri dengan berpuasa adalah kebenaran," ungkap dr Rai Casey, praktisi kesehatan berbasis di New York City.
(Martin Bagya Kertiyasa)