Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Menggoreng dengan Minyak yang Dipakai Berulang Rasanya Lebih Enak?

Antara , Jurnalis-Selasa, 05 April 2022 |17:55 WIB
 Mengapa Menggoreng dengan Minyak yang Dipakai Berulang Rasanya Lebih Enak?
Gorengan dengan minyak bekas lebih gurih (Foto: Yumarkimam)
A
A
A

"Ada yang namanya acrolein, PAH (polycylic aromatic hydrcarbons) yang sifatnya karsinogenik atau membuat berisiko menyebabkan kanker. Waktu digoreng, minyak ini dalam suhu 170-220 derajat Celcius, maka yang pertama terjadi hidrolisis," kata Juwalita.

Hidrolisis merupakan pemecahan molekul trigliserida menjadi asam lemak bebas dengan gliserol dengan bantuan air dari makanan. Setelah itu terjadi proses oksidasi yang menghasilkan senyawa aldehid, PAH yakni radikal bebas serta berubahnya struktur asam lemak jenis cis menjadi trans fat.

 BACA JUGA: Jaga Kesehatan Lambung, Dokter Minta Hindari Gorengan saat Buka Puasa

Rekomendasi trans fat sendiri sebenarnya hanya bisa dikonsumsi di bawah 1 persen dari asupan makanan sehari-hari.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement