Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Teknik DSA untuk Stroke, Diagnostik atau Terapi Penyembuhan?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 31 Maret 2022 |12:05 WIB
Teknik DSA untuk Stroke, Diagnostik atau Terapi Penyembuhan?
Terkena serangan stroke (Foto: Lompoc valley medical center)
A
A
A

Pada stroke penyumbatan misalnya, dr Arief menjelaskan bahwa DSA dikerjakan utamanya sampai dengan 6-8 jam.

"Jadi, DSA masuk ke pembuluh darah dari transfemoral naik sampai otak. Ketika sumbatan sudah didapat, dokter akan ambil sumbatan tersebut menggunakan second device bernama Mechanical Thrombectomy. Ini disebut DSA dengan Mechanical Thrombectomy," ujarnya.

Sementara itu, pada stroke perdarahan teknik DSA dikerjakan pada tipe perdarahan subarachnoid.

 BACA JUGA: Penyakit Jantung dan Stroke Meningkat Selama Pandemi Covid-19

"Jadi, DSA dipakai untuk melihat pembuluh darah yang pecah lekukannya seperti apa. Dia kayak balon melenting seperti itu. Ukuran balonnya ini neck sama kepala sebesar apa. Nah, kalau ukurannya sudah didapat, dokter akan pertimbangkan untuk melakukan DSA dengan Endovascular Coiling supaya tidak pecah lagi di kemudian hari," tambah dr Arief.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement