Advertisement
Advertisement

Jelang Ramadan, Tradisi Nyadran Agung di Kulonprogo Digelar Sederhana

Kuntadi , Jurnalis-Kamis, 31 Maret 2022 |06:06 WIB
Jelang Ramadan, Tradisi Nyadran Agung di Kulonprogo Digelar Sederhana
Tradisi Nyadran Agung
A
A
A

DINAS Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Kulonprogo menggelar tradisi Nyadran Agung. Lantaran masih dalam pandemi Covid-19, perayaan dilaksanakan secara sederhana di Exhibition Hall Taman Budaya Kulonprogo, Selasa (29/3/2022).

Seperti pada tahun lalu, perayaan ini tidak melibatkan masyarakat luas.

infografis

BACA JUGA:Yuk Jelajahi 9 Destinasi Wisata Religi Banten

Warga yang ingin menyaksikan melalui kanal youtube Dinas Kebudayaan Kulonprogo. Bedanya tahun ini ada gunungan tumpeng meski tanpa kehadiran penonton.

“Nyadran Agung digelar untuk mendoakan para leluhur dan tradisi ini rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan Syakban menjelang puasa,” kata Ketua Panitia Mas Rio Reksowinoto Wasiludin.

Bupati Kulonprogo, Sutedjo mengatakan, Nyadran Agung momentum untuk mendoakan leluhur sekaligus melestarikan budaya Kulonprogo.

Biasanya warga di perantauan akan kembali ke kampung halaman untuk melakukan ziarah ke makam leluhur. Hanya karena masa pandemi covid-19 tradisi ini sdikit dibatasi.

“Ini menjadi momentum untuk melestarikan budaya Kulonprogo yang adiluhung penuh dengan nilai kearifan lokal,” katanya.

(Kurniawati Hasjanah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement