MENTERI Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, adanya kenaikan kasus Covid-19 di beberapa negara di dunia seperti wilayanh Eropa dan Tiongkok. Hal ini dikarenakan adanya varian baru Covid-19 yaitu BA.2 atau 'son of Omicron’.
“Kita lihat di Inggris, Jerman, Prancis, New Zealand itu ada kenaikan (kasus Covid-19). Dan kenaikan ini memang disebabkan oleh varian baru,” kata Menkes Budi.

Dia mengatakan, adanya varian baru yaitu BA.2 ini mendominasi kasus Covid-19 di berbagai negara tersebut. “Kita lihat juga di Asia, negara-negara seperti Korea Selatan, Jepang, Singapura, termasuk China dan Hong Kong itu naiknya gara-gara varian ini,” ujarnya.
Namun, di tengah kenaikan kasus di sejumlah negara, Menkes Budi mengungkap perbedaan Indonesia dan India dengan negara lainnya. Dia mengatakan, meski kini juga didominasi varian son of Omicron, tetapi itu tidak ditandai oleh kenaikan kasus.
“Dominannya varian BA.2 ini tidak terlihat dalam bentuk lonjakan kasus. Kita sendiri masih terus meneliti, tapi salah satu dugaannya bahwa Indonesia dan India berbeda dengan negara-negara Asia lainnya adalah karena vaksinasi kita mulainya relatif lambat,” jelas dia.
BACA JUGA:WHO Terus Pantau Omicron
Indonesia sendiri, kata dia, baru masif melakukan vaksinasi pada bulan September ke atas. “Jadi level antibodi yang dimiliki masyarakat Indonesia itu masih tinggi. Selain itu, sebelum vaksinasi dilakukan secara masif di bulan September, kita terkena gelombang Delta yang cukup besar. Akibatnya, banyak masyarakat Indonesia yang sudah memiliki antibodi berasal dari infeksi,” ungkap dia.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.