BUAT kamu yang sudah sering naik pesawat, pastinya nggak asing lagi dong sama tukang parkir pesawat alias marshaller? Ya, marshaller bertugas pesawat agar dapat parkir dengan posisi aman.
Dalam menempatkan pesawat, pilot tidak bisa dengan mudah untuk melihat posisi yang benar. Oleh karena itu, tukang parkir pesawat berperan penting untuk mengarahkan pilot agar posisi pesawat sesuai dengan tempat parkir.
BACA JUGA: Viral Pramugari Salah Sebut Bandara Tujuan Sampai 2 Kali Bikin Penumpang Pesawat Gaduh
Tukang parkir pesawat harus berkoordinasi langsung dengan pilot agar upaya yang dilakukan berhasil dengan aman dan selamat.
Akan tetapi, seiring dengan kemajuan teknologi, kini pesawat bisa parkir tanpa bantuan marshaller lho! Bahkan, beberapa bandara di Indonesia sudah menerapkannya.
Mereka menggunakan alat otomatis yang bernama VDGS alias Visual Docking Guidance System. Sistem ini menggunakan LED superbright dan photo transistor sebagai sensor pembaca garis lintasan parking stand.
BACA JUGA: Bikin Penumpang Histeris, Pesawat Alami Masalah Mesin hingga Mendarat Darurat
Cukup presisi saja berdasarkan jenis atau tipe serta ukuran pesawat. Nantinya, akan ada informasi jarak akhir, perintah belok kanan, belok kiri, serta perintah untuk memberhentikan pesawat.
Sebenarnya, sistem VDGS ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1970-an namun penggunaannya bertahap. Di bandara Soekarno Hatta, VDGS sudah digunakan di Terminal 3 Ultimate dan marshaller sebagai backup.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.