Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Muncul Varian Deltacron, Dokter Reisa: WHO Masih Memantau

Kevi Laras , Jurnalis-Senin, 14 Maret 2022 |17:24 WIB
Muncul Varian Deltacron, Dokter Reisa: WHO Masih Memantau
Varian deltacron masih dipantau WHO (Foto: SCMP)
A
A
A

Dia menegaskan bahwa treatment atau pengobatan varian Deltacron, masih tetap sama dengan varian sebelumnya. Hanya saja, dia membedakan bahwa varian Delta menyerang saluran pernafasan bagian bawah, sedangkan varian Omicron lebih banyak menyerang saluran pernafasan atas.

"Kalau delta lebih banyak menyerang bagian saluran pernafasan bawah dan kalau Omicron banyak menyerang saluran pernafasan atas. Hati-Hati kalau sampai terinfeksi karena WHO juga terus memantau," jelasnya.

Di sisi lain, dr Reisa juga pernah mengungkapkan pada umumnya, para pasien merasa seperti flu yaitu batuk, pilek, demam, dan lainnya.

"Merasakan gejala batuk, pilek, sakit tenggorokan ada demam, menyerupai flu sebaiknya dilakukan antigen (test swab) sesegera mungkin," kata dr Reisa dalam Siaran Sehat 'Perkembangan Terkini Penanganan Covid-19 di Indonesia'.

 BACA JUGA:Jumlah Orang yang Terinfeksi Varian Deltacron Masih Rendah

Sedangkan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mencantumkan kemungkinan gejala infeksi SARS-CoV-2 tanpa menentukan varian. Ini adalah:

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement