Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rutin Hirup Minyak Kayu Putih Bantu Pulihkan Anosmia Pasien Covid-19

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 11 Maret 2022 |11:45 WIB
Rutin Hirup Minyak Kayu Putih Bantu Pulihkan Anosmia Pasien Covid-19
Pasien Covid-19 alami anosmia (Foto: Live science)
A
A
A

PASIEN Covid-19 disarankan rutin mengendus atau menghirup minyak kayu putih. Hal ini untuk mempercepat pemulihan anosmia yang banyak dialami pasien infeksi Covid-19.

Menghirup minyak kayu putih dipercaya sebagai bentuk fisioterapi untuk hidung. Tapi, peneliti menekankan bahwa terapi ini tidak berlaku untuk mereka yang kehilangan indera penciuman kasus berat. Pada anosmia Covid-19, teknik ini cukup bermanfaat.

 anosmia

"Terapi mengendus minyak kayu putih benar bermanfaat untuk mereka pasien Covid-19 yang kehilangan sebagian kemampuan penciumannya," terang Steven Munger, Direktur Pusat Penciuman dan Rasa Universitas Florida, dikutip MNC Portal dari The Guardian, Jumat (11/3/2022).

Selain aroma minyak kayu putih, para ahli percaya aroma seperti mawar, lemon, dan cengkeh bisa membantu memulihkan indera penciuman yang rusak akibat infeksi Covid-19.

Pasien diminta untuk rutin lebih dari 20 detik menghirup aroma-aroma tersebut setiap harinya. Dengan begitu, indera penciuman kembali dirangsang agar aktif kembali.

Penggunaan minyak kayu putih sebagai alat terapi indera penciuman pun dipercaya oleh Koordinator Humas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Mintoro Sumego.

"Eucalyptus aromatherapy dan cap lang kayu putih sangat membantu pasien Covid-19 di sini dalam meringankan gejala anosmia dan gejala pernapasan," katanya dalam keterangan resmi.

Perlu Anda ketahui, pasien konfirmasi Covid-19 ada sebagian yang mengalami masalah anosmia dan kondisi tersebut jangan dianggap ringan, karena pada kasus yang berat, pasien benar-benar kehilangan kemampuan mencium bau akibat gejala Covid-19 yang tidak tertangani dengan baik.

Anosmia sendiri merupakan satu dari beberapa gejala Covid-19 derajat ringan. "Selain anosmia, gejala pasien Covid-19 di gelombang Omicron ini antara lain sakit kepala, pilek, bersin, dan sakit tenggorokan," terang Christina Marriott selaku Kepala Eksekutif Royal Society for Public Health.

Tak hanya untuk pasien Covid-19, minyak kayu putih juga bisa dipakai untuk memastikan kesehatan para tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19.

 BACA JUGA: Anak Malas Makan karena Anosmia, Atasi dengan Tips Berikut

"Tenaga kesehatan juga memerlukan terapi minyak kayu putih dan eucalyptus aromatherapy untuk menjaga kesehatan mereka saat merawat pasien Covid-19," tambah Yosarini, Koordinator Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Tandon, Tangerang Selatan.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement