Daya tarik wisata tersebut juga dilengkapi dengan ragam seni budaya dan produk ekonomi kreatif seperti tari topek labu, pencak silat melayu, tari bayangan, rebana siam dan lainnya.
Sementara untuk produk ekrafnya sendiri ada kuliner khas dan otentik seperti ikan senggung, tempoyak, ketan jando, kue selonjor, fesyen (batik bermotif candi), dan kriya (gelang dan kalung sebalik sumpah, anyaman tikar, topi, dan juga tas).
Di kesempatan itu, dirinya juga memberikan dukungan amenitas berupa kloset duduk sebanyak 10 buah untuk membantu kelengkapan fasilitas homestay yang ada di Desa Wisata Muara Jambi.

Sebelumnya, kloset yang dimiliki homestay adalah kloset jongkok. Akan tetapi kloset jongkok ini belum memenuhi kriteria atau standar toilet bertaraf internasional.
"Ini kita berikan langsung kepada para pengelola homestay. Karena kemarin ada kejadian yang disampaikan, dimana ada wisatawan asing yang tidak muat di kamar mandi karena kloset jongkoknya kecil. Mudah-mudahan kloset ini bisa dirawat dengan baik," papar mantan Wagub DKI Jakarta ini.
"Tetap optimis bangkit karena Muara Jambi adalah destinasi yang penuh potensi untuk dikembangkan bukan hanya untuk wisatawan nusantara tapi mancanegara. Banyak wisman dari Nepal, Prancis dan ini harus kita manfaatkan dengan baik," tutupnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.