Sementara, analisis mengidentifikasi bahwa enzim (ABO), yang menentukan golongan darah, terkait dengan peningkatan risiko rawat inap dan kebutuhan untuk dukungan pernapasan. Hal tersebut mendukung temuan sebelumnya seputar hubungan golongan darah dengan kemungkinan kematian yang lebih tinggi.
Dalam penelitian tersebut, menunjukkan bahwa proporsi golongan darah A lebih tinggi pada individu positif Covid-19. Ini menunjukkan golongan darah A adalah kandidat untuk studi lanjutan.
"Enzim membantu menentukan golongan darah seseorang dan penelitian kami telah menghubungkannya dengan risiko rawat inap dan kebutuhan bantuan pernapasan atau kematian," kata rekan penulis studi Christopher Hubel dari King's College London.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.