BEBERAPA dari kita atau keluarga mungkin merasa sudah membatasi kegiatan dengan di rumah saja, tapi kok tetap terkena Covid-19?
Dokter Reisa Broto Asmoro membeberkan beberapa titik lengah penularan Covid-19 lewat unggahan di Instagram pribadinya. Selain itu, juga bentuk-bentuk kegiatan yang mungkin sering dilakukan orang-orang terdekat dan membuat seseorang tertular dari orang-orang terdekat.
Pertama ada titik Lengah di lingkungan rumah. Beberapa kegiatan dengan risiko penularan Covid-19 antara lain:

1. Makan bersama keluarga yang tidak serumah
2. Pegawai rumah pulang-pergi
3. Kumpul keluarga/teman/yang tidak serumah
4. Memanggil tukang service/pijat ke rumah
5. Berbelanja ke pasar atau tukang sayur
6. Menghadiri arisan
7. Membiarkan anak bermain dengan teman-temannya
8. Menerima tamu keluarga/teman
9. Menginap di rumah kerabat
BACA JUGA : Sudah Isoman 10 Hari, Perlukah PCR Lagi?
BACA JUGA : Banyak Orang Tes Covid-19 Mandiri di Rumah, Ini Respons Menkes
Kemudian kedua ada titik lengah di tempat kerja, sekolah dan tempat umum, yakni :

1. Transportasi umum
2. Tempat beribadah
3. Lift yang penuh
4. Rapat/kerja kelompok
5. Antrian, tempat wudhu serta toilet umum
Selanjutnya ada titik lengah di aktivitas sehari-hari, berupa:

1. Makan bersama tema-teman (buka maskeer)
2. Foto bersama tanpa masker
3. Mengunjungi mal, bar, restoran, bioskop
4. Berbagai alat pribadi
Lantas, apakah artinya kita tidak boleh beraktivitas untuk mengurangi risiko tertular Covid-19? Dokter Reisa mengatakan, setiap orang tetap boleh berkegiatan, asal tetap disiplin protokol kesehatan.
"Jadi tetap aktif berkegiatan boleh-boleh aja, asal kita tetap konsisten menerapkan 6M ya. Lindungi diri kita, lindungi orang-orang terdekat yang kita sayang," pesan Dokter Reisa.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.