"Bukan hanya badannya saja, fisik nambah tinggi atau nambah besar tapi anak juga ada faktor perkembangan gimana perkembangan adalah semuanya. Perkembangan otaknya, perkembangan emosionalnya, perkembangan psikososial, kognitif itu penting sekali," jelasnya.
BACA JUGA : Parah, 60 Persen Anak Indonesia Punya Kebiasaan Buruk Sarapan!
Pemenuhan gizi pada anak, jika tidak tercukupi akan membuat anak kurang berenergi atau mudah mengantuk atau merasa lelah saat beraktivitas. Menurut dr Nadia bahwa banyak anak tidak melakukan sarapan karena peran orang tua yang tidak membiasakan.
"Kita sebagai orang tua sebagai guru, kesehatan harus tetap harus membiasakan untuk bersarapan. Biasanya ya nasi goreng boleh tapi dengan protein-protein yang gampang pagi-pagi apa sih, telur, suwir daging ayam nanti bikin nasi goreng ada sapinya sedikit kemudian kita lengkapi dengan sayur-sayuran," ucap dr Diana
(Helmi Ade Saputra)