SEJUMLAH maskapai terpaksa menunda penerbangan rute keluar dari Perth karena penutupan perbatasan Australia Barat berlanjut. Maskapai tersebut di antaranya Qantas dan Jetstar.
Menyusul pengumuman Qantas telah menunda lebih lanjut rute Perth ke London karena Australia Barat terus menebak-nebak kapan rute itu akan dibuka kembali, Jetstar telah mengonfirmasi bahwa mereka tidak akan memiliki penerbangan ke luar negara bagian ke seluruh negara untuk bulan Maret.
Melansir dari News.com.au, semua penerbangan dari Perth menuju ibu kota Australia lainnya telah dibatalkan sepanjang Maret karena ketidakpastian saat Perdana Menteri Mark McGowan akan meruntuhkan perbatasan keras WA.
Qantas Group mengumumkan akan merevisi kapasitas domestik terutama di dalam dan di luar Perth yang dirilis pada 21 Januari, menjelaskan pengurangan kapasitas domestik sebesar 10 persen akan berlaku mulai 5 Februari hingga 31 Maret 2022.
Terlepas dari penghapusan penerbangan Jetstar, Qantas tetap akan memertahankan koneksi inti antara Perth dan seluruh Australia, dengan hingga 15 penerbangan per minggu dari Sydney, Melbourne, Adelaide, Brisbane, dan Darwin.
“Grup memertahankan fleksibilitas untuk menyesuaikan tingkat penerbangan tergantung pada permintaan dan kejelasan tentang pembukaan kembali perbatasan dalam beberapa minggu dan bulan ke depan," ujar Qantas dalam pernyataan.

Pengumuman Jetstar datang ketika Qantas mengatakan akan terus menjalankan penerbangan langsung ke London melalui Darwin alih-alih Perth hingga setidaknya Juni mendatang.
Sebelum pandemi, maskapai ini mengoperasikan salah satu rute paling populer dari Perth, penerbangan langsung selama 17 jam antara ibu kota Australia Barat dan London.
Namun, penutupan perbatasan yang ketat di Australia Barat memaksa Qantas untuk memindahkan rute langsung ke Darwin di Northern Territory. Maskapai ini juga mengumumkan akan terus terbang langsung dua kali sehari dari Australia ke London melalui Darwin.
"Mengikuti ketidakpastian yang sedang berlangsung seputar pembukaan kembali perbatasan Australia Barat dan persyaratan pengujian untuk penumpang yang transit melalui Singapura,".
Saat perbatasan internasional Australia akhirnya dibuka kembali pada November tahun lalu, Qantas bekerja sama dengan pemerintah Northern Territory untuk mendirikan Darwin sebagai hub alternatif, yang memungkinkan penumpang tiba atau transit melalui ibu kota Territory.