Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Teroris Bebas Bepergian ke Eropa, Begini Cara Mereka Bekerja

Anisa Suci Maharani , Jurnalis-Jum'at, 04 Februari 2022 |00:03 WIB
Teroris Bebas Bepergian ke Eropa, Begini Cara Mereka Bekerja
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

Setidaknya 10 orang telah berhasil menggunakan paspor palsu secara ilegal. Mereka meninggalkan Suriah dan menyeberang ke Turki, sebelum terbang ke berbagai negara di seluruh dunia dari Bandara Istanbul.

Dalam obrolan dengan The Guardian, pria Uzbekistan itu mengakui bahwa dia tidak tertarik dengan riwayat klien atau potensi terorisme.

"Saya tidak bertanya tentang asal kelompok mereka. Saya bersedia bekerja dengan siapapun. Bukan tugas saya untuk melihat siapa yang buruk dan siapa yang tidak. Layanan keamanan harus menanganinya," ungkapnya.

Negara-negara Barat berada dalam siaga tinggi, setelah negara Islam melancarkan serangan ke sebuah penjara awal bulan ini untuk membebaskan para pejuangnya di Suriah.

Pada tahun 2015, ISIS telah berhasil mendapat buku paspor kosong dan printer untuk membuat paspor Suriah dan Irak. Sejak itu, Eropa berinvestasi besar-besaran dalam teknologi dan pelatihan untuk mencoba dan mendeteksi paspor palsu.

Dalam obrolan dengan The Guardian, Uzbekistan mengirim video produknya, membuktikan paspor palsunya lolos semua langkah keamanan termasuk paspor Rusia yang berisi stempel sensitif UV yang diperlukan.

Terdapat juga paspor Prancis, Belgia, Bulgaria, dan Rusia dengan tanda air dan hologram keamanan otentik.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement