Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

NeoCov Disebut Berbahaya bagi Manusia, Epidemiolog Sebut Spekulasi Peneliti China

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 01 Februari 2022 |16:04 WIB
NeoCov Disebut Berbahaya bagi Manusia, Epidemiolog Sebut Spekulasi Peneliti China
Ilustrasi Virus. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

"Karena dinilai berkaitan dengan MERS, makanya peneliti merasa ada risiko yang cukup berarti pada NeoCov. Itu kenapa juga pernyataan mematikan keluar, karena MERS memang angka mortalitasnya tinggi, tapi NeoCov berbeda," terang Dicky.

Meski tidak perlu dikhawatirkan berlebih, Dicky tidak menyarankan masyarakat untuk mengabaikan virus ini, terlebih di masa pandemi Covid-19. Jadi, upaya pencegahan harus tetap dilakukan.

"Tapi, vaksinasi yang sedang dijalani masyarakat dunia sudah cukup baik menghalau risiko. Selain itu, pengetatan wilayah perbatasan juga bisa dilakukan," paparnya.

NeoCov sendiri bukan virus baru. Ini adalah virus yang sudah pernah ditemukan sebelumnya, tepatnya pada 2013-2014 di Afrika Selatan. Penemuan virus ini sejalan dengan upaya investigasi MERS di 2012 yang kala itu membahayakan nyawa manusia.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement